Hidup Clueless
Gue ini tipe orang yang nggak terlalu memikirkan masa depan. Dan itu akhirnya jadi boomerang buat diri gue sendiri.
Sebelum wisuda, yang gue pikirkan cuma gimana caranya cepet-cepet lulus. Gue sama sekali nggak mikirin habis wisuda itu gue ngapain. Akhirnya setelah wisuda... gue literally nggak ngapa-ngapain 😀
Kerjaan gue kalau nggak main Genshin Impact atau nontonin YouTube, ya... baca AU di Twitter. Udah. Selebihnya tidur, makan, dan bernapas. Sepenuhnya menjadi eksistensi beban orang tua.
Apakah gue bosan? 2-3 bulan pertama, belum. Memasuki bulan ke-4... gue mulai ada niat cari kerja. Separo karena pengen ada kegiatan, separonya lagi karena udah mulai insekyur ditanya "Kerja di mana?" oleh hampir semua orang yang gue temui.
Tapi ternyata realita kerja nggak segampang itu buat orang yang nggak punya kemampuan khusus kayak gue. Faktor pandemi mungkin ngaruh, tapi gue pribadi nyadar diri kalau alasan kenapa gue, seorang lulusan S1 Teknologi Informasi yang notabene jaman sekarang peluang kerjanya banyak, tetep susah nyari kerjaan adalah karena gue nggak punya skill yang benar-benar gue kuasai, dan gue terlalu males buat mempelajari lebih jauh skill yang lumayan gue tahu.
Kata mereka, "Setiap orang punya waktunya masing-masing.", tapi gue bahkan nggak berusaha sedikit pun buat memutar roda gigi, jadi gimana waktu gue mau berjalan?
Gue yang sekarang nggak punya urgensi untuk bertahan hidup, karena hidup gue udah berkecukupan. Gue nggak punya passion, nggak punya motivasi melakukan sesuatu, dan cepet banget bosen kemudian ngadat di tengah-tengah. Kualitas diri yang busuk banget. Gue tahu, dan anehnya, gue tetep nggak berhenti.
Gue tetap menjalani kehidupan useless gue tanpa mengkhawatirkan apa-apa. Tanpa mikirin keluarga gue. Tanpa peduli masa depan. Seseorang please banget tampar aja gue. Yang keras. Sumpah. Kenapa sih gue begini?!
Jadi generalis itu bullshit, yang dibutuhin buat bertahan hidup adalah spesialisasi. Selama ini gue terjebak dalam pikiran idealis gue tanpa mempertimbangkan realita. Gue terlalu positif dengan percaya kalau di dunia ini nggak ada yang nggak mungkin dengan kualitas diri gue yang sekarang. Sadar diri, woy. Procrastinator kayak lu nggak bisa jadi kayak orang-orang sukses menurut standar masyarakat. Lu kurang sesuatu, sesuatu paling penting dari semua aspek yang mereka punya; konsistensi.
Tuh, kan? Gue tahu apa yang kurang dari diri gue, tapi gue nggak memperbaikinya. Kurang goblok apa 😀
Dahlah. Singkirkan semua rencana dan goals-goals yang belum pasti lu bisa capai. Sekarang, fokus dulu ke sesuatu yang paling deket; tes CPNS.
Gue bakalan lolos.
Gue bakalan jadi PNS.
Liat aja.

Komentar
Posting Komentar